x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Sawung Dance: Menari Bukan Lagi Soal Gerak

Avatar jelajahnusantara.co
Wibowo
Senin, 08 Sep 2025 07:47 WIB
Seni

JELAJAH NUSANTARA - Surabaya punya panggung. Tapi panggung ini bukan lagi sekadar tempat menari. Sawung Dance Festival 2025 menjelma menjadi ruang inkubasi. Tempat bibit-bibit koreografer Jawa Timur belajar tumbuh, lalu bersiap melompat ke panggung nasional.

Nama programnya: Karya Bertumbuh. Empat koreografer muda dipilih. Mereka tidak hanya diminta menari. Mereka ditantang mengeksekusi ide. Membaca simbol. Mengutak-atik properti. Mengolah gerak menjadi visual. Semuanya langsung diuji di panggung, bukan berhenti di meja diskusi.

“Kalau tidak dieksekusi, ide hanya jadi wacana. Kami ingin mereka terbiasa menaruh gagasan di atas panggung,” kata Sekar Alit, Direktur Sawung Dance, Kamis (4/9/2025).

Tiga hari penuh, Gedung Cak Durasim Surabaya disulap jadi laboratorium. Hari Gulur, koreografer senior yang sudah kenyang pengalaman, hadir memberi mentoring intensif. Ia seperti guru besar tari: mendampingi, mengkritisi, tapi juga membuka jalan bagi para anak muda ini.

Sawung Dance memang bukan festival baru. Ia sudah hadir sejak 2015. Namun 2025 ini, arah kompasnya jelas: fokus pada Karya Bertumbuh. Sebuah upaya memetakan potensi seniman muda, agar karya mereka tidak hanya jadi tontonan lokal, tapi bisa menembus festival tari di luar Jawa Timur.

“Harapannya, karya yang lahir bisa berjalan lebih jauh. Tidak hanya berhenti di Surabaya,” tambah Sekar.

Yang menarik, dukungan datang dari banyak arah. UPT Taman Budaya Disbudpar Jatim, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) XI, hingga Disbudporapar Surabaya turun tangan. Mereka tidak hanya memberi ucapan selamat. Gedung latihan dibuka gratis. Balai Pemuda dipinjamkan. Bahkan teknis pencahayaan pun disediakan. Semua demi memastikan karya-karya baru ini punya nyawa.

Puncaknya, karya hasil program ini akan dipentaskan 19 September di Gedung Cak Durasim. Lalu sehari berikutnya, 20 September, di Balai Pemuda Surabaya.

Sawung Dance Festival 2025 akhirnya bukan sekadar festival tari. Ia menjadi ruang percobaan. Inkubator. Laboratorium ide. Tempat di mana tarian muda Jawa Timur menyiapkan diri: untuk tumbuh, untuk melompat, dan untuk berbicara lebih lantang di panggung Indonesia.

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 07 Sep 2025 11:33 WIB | Gaya Hidup
JELAJAH NUSANTARA - EIGER.Nama yang sudah identik dengan gunung, petualangan, dan anak muda yang suka menjajal batas. Dari Bandung ia lahir. Dari kaki gunung ...
Sabtu, 06 Sep 2025 15:03 WIB | Budaya
JELAJAH NUSANTARA – Ribuan pasang kaki telanjang itu kembali menapak aspal Rangkasbitung. Jumat sore, 2 Mei 2025. Dari arah Jembatan Keong, mereka masuk kota. H ...
Jumat, 05 Sep 2025 18:32 WIB | News
Dari Kebanggaan Asia Tenggara ...