Yogyakarta, Jelajahnusantara.co -Indonesia memiliki banyak maestro seni lukis terkenal. Mereka mengusung beragam aliran dan turut mewarnai perjalanan sejarah Nusantara.
Affandi adalah salah satunya. Nama pelukis bergaya ekspresionis dan romantis itu bahkan diabadikan sebagai nama jalan di Jogja. Teman Jelajahnusantara.co bisa mempelajari lebih dalam kehidupan karya seni sanga maestro dengan berkunjung ke Museum Affandy di Jogja.
Bagi Teman Traveler yang memilih naik Trans Jogja, bisa turun di halte SMAK De Britto dan berjalan kurang lebih 50 meter. Telusuri jalan hingga kalian menemukan bangunan yang menyimpan aneka koleksi Sang Pelukis ini.

Di ruangan ini Teman Jelajah bisa melihat deretan lukisan Affandi terpajang rapi. Semuanya diurutkan sesuai perjalanan karir Sang Pelukis, dari awal hingga menutup usia. Jenisnya beragam, mulai dari sketsa kertas, lukisan cat air, pastel, dan cat minyak.
Teman Jelajah akan mendapat banyak informasi menarik soal kehidupan Affandi dari petugas museum. Salah satunya adalah fakta bahwa Sang Maestro kerap memasukkan banyak ide dalam satu lukisan. Bahkan kalian bisa melihat sebuah karya yang menggambarkan potret Affandi dengan nuansa lingkungan sekitarnya.

Koleksi lain yang cukup menarik perhatian adalah potret berjudul Ibu Marah. Karya ini mewakili kenangan masa kecil yang masih membekas dalam benak Affandi. Dengan apik Sang Pelukis menggambarkan kemarahan seorang ibu pada anaknya yang nakal.
Tak jarang coretan-coretan dalam lukisan tersebut dilakukan secara spontan oleh Affandi. Alih-alih menampilkan obyek nyata, Sang Pelukis hanya fokus pada sebagian hal yang dilihat dan dirasakan. Intinya, mencoba menangkap kesan dan memberi pesan khusus.
Affandi kerap mengamati kehidupan sosial dan menuangkan pandangannya dalam garis-garis tegas dan kuat. Semuanya tampak menyatu dan mewakili sebuah ekspresi, meski tak jarang ada gambar yang dihias tanpa warna. Hanya ditambahkan sedikit arsiran, namun justru membuatnya terlihat sempurna.

Jangan lewatkan kesempatan mengunjungi makam Sang Maestro beserta istri. Terletak di antara bangunan Galeri 1 dan 2. Tempat peristirahatan terakhir keduanya dikelilingi beragam dan tanaman rimbun. Seolah menggambarkan kisah kehidupan mereka yang begitu romantis.
Itulah sedikit kisah tentang seorang maestro lukis asal Indonesia. Jika berkunjung ke Jogjakarta, Teman Traveler jangan lupa mampir ke Museum Affandi ya.
Penulis: Ikrom ZainSumber: TravelingyukFoto: Istimewa
Editor : Redaksi