x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Kerajaan Kahuripan: Sebuah Monarki Satu Raja, Banyak Drama!

Avatar jelajahnusantara.co
Redaksi
Selasa, 22 Okt 2024 10:24 WIB
News

JELAJAH NUSANTARA - Sambil menyeruput kopi, mari kita berpetualang ke masa lampau, tepatnya ke abad ke-10 di Jawa Timur. Di sana, ada sebuah kerajaan bernama Kahuripan, kerajaan yang lahir dari abu bencana, bertahan dengan prasasti, dan runtuh karena anak perempuan lebih pilih bertapa daripada bertakhta. Yep, selamat datang di dunia Kerajaan Kahuripan, tempat Airlangga jadi raja sekaligus selebriti zaman dulukarena, ya, siapa lagi yang bisa klaim cuma punya satu raja sepanjang masa berdirinya kerajaan?

Sejarah Singkat Kerajaan Kahuripan: Dari Pralaya ke Prasasti

Kalau kita ngomongin soal asal-usul Kerajaan Kahuripan, kita harus ngomongin dulu soal Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Tengah. Ceritanya, ada musibah besar, yaitu letusan Gunung Merapi, yang bikin ibu kota Mataram Kuno keluar jalur. Semua hancur, lalu kabur lah mereka ke timur, tepatnya ke Jawa Timur. Nah, di sini mulai terbentuk yang namanya Kerajaan Medang, cikal bakal Kahuripan. Bayangkan, seluruh istana di-packing dan pindah ke Medang, mirip orang pindahan kos-kosan, tapi skala kerajaan. Pindah rumah aja ribet, apalagi pindah kerajaan?

Kemudian, muncul Airlangga, sosok penuh kharisma yang bukan hanya menguasai medan perang, tapi juga hati rakyatnya. Ia berhasil menaklukkan wilayah-wilayah tetangga dan memindahkan pusat pemerintahan ke Kahuripan, di kaki Gunung Penanggungan. Seiring berjalannya waktu, nama Medang digeser menjadi Kahuripan, dan Airlangga otomatis jadi "sang legenda" yang satu-satunya raja di sana.

Masa Kejayaan: Airlangga, Raja Satu-Satunya yang Menaklukkan Segalanya (Termasuk Prasasti)

Meskipun hanya ada satu raja, Kerajaan Kahuripan tetap memiliki masa kejayaan yang bikin penguasa lain iri setengah mati. Dengan modal kharisma dan otot politiknya, Airlangga menaklukkan raja-raja lain bak memenangi turnamen bela diri.

Prasasti Cane (1021 M) mencatat bahwa Airlangga begitu dermawan. Ia memberikan sima (alias tanah suci) kepada penduduk Desa Cane setelah mereka membantunya memenangkan peperangan. Bukti bahwa jadi tetangga raja zaman dulu bisa bikin kamu dapet tanah gratis! Ada juga Prasasti Kakurugan (1022 M) yang nyeritain Airlangga memberikan hadiah kepada keluarga bangsawan setiamirip hadiah loyalitas pelanggan, tapi versi kerajaan.

Airlangga juga bukan cuma jago perang, tapi piawai dalam tata kelola negara. Di Prasasti Kamalagyan (1037 M), tercatat bagaimana dia membangun bendungan besar untuk mengairi sawah-sawah rakyat. Airlangga bener-bener raja multitasking: perang menang, ekonomi stabil, rakyat bahagia.

Drama Keruntuhan: Anak Gadis Menolak Takhta, Airlangga Kebingungan

Nah, cerita menarik dari Kahuripan bukan cuma soal kejayaan, tapi juga soal drama keluarga kerajaan yang bisa bikin sinetron kalah seru. Airlangga punya seorang putri mahkota bernama Dyah Sanggramawijaya yang, alih-alih meneruskan tahta, malah memilih jadi pertapa. Bayangkan betapa pusingnya Airlangga saat anak kesayangannya ini lebih milih hidup di gunung sambil berkontemplasi daripada duduk di singgasana.

Akhirnya, untuk mencegah perang saudara di masa depan, Airlangga memutuskan melakukan "bagi-bagi kerajaan" kepada dua putranya. Satu bagian jadi Kerajaan Jenggala buat Raden Jayengrana, dan satunya lagi jadi Kerajaan Panjalu buat Raden Jayanagara. Sebuah pembagian yang dimaksudkan agar tidak ada sibling rivalry, tetapi malah jadi bibit permusuhan di masa depan.

Dan begitulah, dengan pembagian dua wilayah tersebut, riwayat Kerajaan Kahuripan pun resmi tamat. Tidak ada lagi pusat kerajaan, hanya prasasti-prasasti yang tersisa, menceritakan kejayaan Airlangga yang lebih sering dihormati ketimbang ditiru oleh penerusnya.

Kahuripan, Kerajaan Epik yang Cuma Butuh Satu Raja

Kerajaan Kahuripan membuktikan bahwa dalam dunia monarki, nggak perlu banyak raja buat bikin nama besar. Cukup satu saja, asalkan raja tersebut adalah Airlangga yang perkasa, bijak, dan piawai dalam berbagai haltermasuk mengatur anak-anak yang cenderung dramatis.

Penulis: BudiFoto: Budi

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 20 Apr 2025 09:30 WIB | Gaya Hidup
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Restoran ternama dan terkenal di Negara Malaysia Menate Steak & Seafood yang menyajikan menu steak aneka jenis daging dengan ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:49 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Maraknya teknologi digital khususnya dibidang fotografi membuat anak anak muda makin ketagihan menikmati hobi baru menjadi ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:00 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Mengusung konsep Ramadan Fiesta, Hotel Majapahit Surabaya MGallery kembali manjakan lidah para pecinta kuliner khususnya umat ...