SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Sawung Dance Festival (SDF) kembali digelar dengan pertunjukan-pertunjukan tarian kontemporer dari sejumlah negara.
Para penggemar tari kontemporer yang berada di Jawa Timur, khususnya di Surabaya disuguhi tarian kontemporer yang berlangsung 3 hari dari tanggal 21-23 September 2023, di Taman Budaya Jawa Timur.
Baca juga: Remaja Berbakat Asal Surabaya, “Chipy” si Jago Nge-MC
Direktur Sawung Dance Studio, Sekar Alit Santya Putri menyampaikan Sawung Dance Festival 2023 merupakan tahun kelima penyelenggaraan festival dengan tema Next Choreogeaphers: Local to Global Network.
Tema ini muncul sebagai upaya untuk mengeksplorasi identitas tubuh lokal penari atau pun koreografer Indonesia untuk menjangkau internasional.
Sudah saatnya penari dan koreografer Indonesia, khususnya di Jatim memiliki jaringan internasional yang memperkaya pengalaman tubuh dan pikir. Sehingga, mempertajam kelokalan tubuhnya sendiri, ujarnya saat jumpa pers di Taman Budaya Jatim, Surabaya, Sabtu, (22/09/23).
Selama empat tahun berturut-turut festival ini digelar di Gedung Cakdurasim, Komplek Taman Budaya Jawa Timur. Sekar mengakui bahwa pertunjukan tari konpemporer ini sangat minim penonton.
Sebab, animo masyarakat untuk menonton tari kontemporer kurang. Bahkan, untuk bisa mendatangkan penonton, pihaknya terpaksa harus bergerilya sendiri.
Baca juga: United E-Motor Bikin Liburan Keluarga Makin Seru dan Menyenangkan
Masyarakat belum teredukasi betul dengan jenis tarian ini. Sehingga, sulit bagi kami mengajak masyarakat datang ke Taman Budaya untuk menonton festival. Mudah-mudahan festival tahun ini lebih banyak lagi jumlah penontonnya. Target kami 500 penonton, katanya.
Meski sepi penonton, pihaknya akan terus mengenalkan festival tari kontemporer kepada masyarakat dan para generasi muda. Karena pertunjukan ini, tidak hanya menghadirkan tontonan yang bermutu, tapi juga tuntunan, pengetahuan dan edukasi.
Ekosistem seni pertunjukan yang terus tumbuh dan berkembang perlu diberdayakan, agar bangsa ini mencintai, menghargai dan menjunjung tinggi martabat bangsa melalui seni dan budaya, ujarnya.
Sawung Dance Festival pada tahun ini ada beberapa rangkaian, showcase, workshop, laboratorium tari dan main performance.
Baca juga: Grandia Eatery & coffee Surabaya Tempat Kongkow Asik Bareng Bestie
Main performance merupakan pertunjukan utama dan menampilkan karya World Premiere SILO by Hari Ghulur (Madura), Arco Renz (Belgia), Rosemainy (Singapura), Iskandar Loedin (Indonesia) dan Indonesian Festival.
- Pewarta: Budi W
- Foto: Budi
- Penerbit : Mr Widodo
Editor : Redaksi