Program Asesmen Nasional Miliki Beragam Keunggulan Diantaranya SDM Tangguh

jelajahnusantara.co

JAKARTA_JELAJAHNUSANTARA.co Program Asesmen Nasional (AN) yang digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki beragam keunggulan dalam hal peningkatan kualitas pendidikan.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PDM), Kemendikbudristek, Iwan Syahril menyampaikan bahwa, Asesmen Nasional merupakan program evaluasi yang ditujukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Baca juga: Elyon Christian School : Cambridge Orientation 2024 Solusi Meningkatkan Kompetensi Pendidik

Serta, memiliki beragam keunggulan diantaranaya SDM Indonesia didorong untuk tidak hanya bisa baca, tulis dan hitung, namun menjadi SDM tangguh yang mampu mencerna informasi, menganalisis, berpikir kritis dan memecahkan berbagai permasalahan, ucap Iwan melalui webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) bertema Menyambut Pelaksanaan Asesmen Nasional pada Kamis (10/08/23).

Namun, lanjut Iwan, Asesmen Nasional tidak dirancang sebagai pengganti Ujian Nasional (Unas) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Tetapi, merupakan penanda perubahan paradigma tentang evaluasi mutu pendidikan.

Peningkatan secara spesifik dan sejalan dengan perencanaan berbasis pada data, fokus pada kualitas dan penciptaan iklim sekolah yang lebih berpihak kepada murid serta sesuai dengan konteks dan kearifan lokal. Serta, menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan menyenangkan bagi semua warga pendidikan untuk beraktivitas di sekolah.

Asesmen Nasional harus menciptakan iklim apa adanya, rileks, tidak perlu cemas dan tidak perlu persiapan khusus yang menegangkan. Karena, bukan penentu kelulusan dan tidak ada konsekuensi pada nilai, terangnya.

Baca juga: JWG RI-Prancis Ajang Perkuat Kemitraan di Sektor Pendidikan Tinggi

Program ini sebagai upaya untuk memajukan pendidikan dengan hasil refleksi bersama-sama, mendorong kolaborasi dengan semua pihak. Sehinga, benar benar berfungsi untuk melihat potret yang lebih utuh tentang kualitas hasil belajar serta proses pembelajaran di sekolah. Serta, bisa berguna bagi sekolah dan dinas pendidikan dalam proses evaluasi diri dan perencanaan program.

Dalam rangka menyukseskan Asesmen Nasional 2023, Iwan mengajak seluruh pihak terkait untuk saling mendukung demi tercapainya peningkatan mutu dunia pendidikan Indonesia.

Pemanfaatan program Asesmen Nasional juga dikemukakan Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Maria Dolorosa T. N. Ledjepen.

Melalui Asesmen Nasional, sekolah mengetahui berbagai poin yang kurang dari mutu pendidikannya, sehingga dapat melakukan perbaikan serta merencanakan kegiatan ke depan, agar mutu pendidikan bisa ditingkatkan terus dari tahun ke tahun, kata Maria.

Baca juga: Pentas Seni Meriahkan Pembekalan Kepulangan 281 Mahasiswa Darmasiswa RI

Hal senada juga disampaikan wakil Satuan Pendidikan, Budi Wahyono bahwa, SMP Negeri 1 Kota Magelang sangat mendukung program Asesmen Nasional. Sebagai tindak lanjut, hasil Asesmen Nasional ini dijadikan bahan refleksi bagi seluruh guru serta pijakan untuk perencanaan program yang lebih terarah maupun pengaturan anggaran dengan lebih selektif dan jelas.

Menurut Iwan, keberhasilan dari beragam upaya yang dilakukan oleh Kemendikbudristek, dinas pendidikan, serta satuan pendidikan juga telah dirasakan oleh peserta didik. Hal itu tercermin dari penuturan Sheila, siswa peserta Asesmen Nasional tahun 2022 dari SMAN 81 Jakarta bahwa, melalui Asesmen Nasional dirinya menyadari bahwa yang perlu dilakukan sebagai peserta didik adalah membiasakan diri untuk belajar, berdiskusi, dan membaca soal yang berbasis literasi untuk meningkatkan kualitas diri.

Iwan Syahril kembali menegaskan bahwa Asesmen Nasional berbeda dengan Ujian Nasional (UN). Program ini merupakan bagian dari transformasi dunia pendidikan menuju Indonesia Emas. Ia menuturkan, fokus utama dalam dunia pendidikan adalah murid, karena murid adalah kunci pembentukan peradaban masa depan untuk Indonesia maju. (*)

  • Pewarta : Saputra
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Mr Widodo

Editor : Redaksi

Feature
Populer
Berita Terbaru