Ponorogo (Jelajahnusantara.co) Dalam rangka menuju Tahun Wisata 2019 sekaligus melestarikan kebudayaan dan kesenian, Kab. Ponorogo membuat gebrakan baru dengan menggelar festival menarik yaitu Gebyar 2019 Penari Jathil.
Festival Gebyar 2019 Penari Jathil yang diselenggarakan pada Minggu, 17 Februari 2019 di Alun Alun Ponorogo Jawa Timur mampu memecahkan rekor MURI pagelaran tari dengan penari Jathil terbanyak.
Baca juga: Berkat Implementasi Program MBKM, UNESA Berhasil Catatkan Rekor MURI
Sinarto S.Kar, MM Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, mengaku bangga dan mengapresiasi langkah cerdas kab. Ponorogo dengan membuat gebrakan hebat membuat pagelaran Gebyar 2019 Penari Jathil.

Provinsi Jawa Timur merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW) di Indonesia, yang memiliki kekayaan dan keragaman daya tarik wisata, yang telah dikenal dan mempesona wisatawan nusantara maupun mancanegara. Lebih kurang 808 DTW tersebar di 38 Kabupaten dan Kota, terdiri dari wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan, kata pria yang akrab disapa Narto saat dihubungi via telephone, Minggu, (17/02/19).
Dan, ini merupakan langkah yang sangat patut diajungi jempol karena meng create kesenian tradisi dalam bentuk pertunjukan yang lebih kolosal. Sehingga, selain bisa memperbarui bentuk penyajian tentu langkah tepat untuk regenerasi, juga menjadi peluang perputaran ekonomi kerakyatan yang menguntungkan banyak usaha masyarakat mulai dari kuliner, transportasi, akomodasi dan lainnya, tambahnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini masih menurut Narto, disamping merupakan salah satu cara melestarikan kebudayaan juga akan mampu mendongkrak jumlah pengunjung wisatawan di Jawa Timur khususnya di Kab. Ponorogo.
Baca juga: Tingkatkan Kemajuan Hotel dan Pariwisata, Organisasi H3 Surabaya Lakukan Gebrakan Baru
Apalagi, Festival Gebyar 2019 Penari Jathil yang diselenggarakan oleh Kab. Ponorogo ini mampu memecahkan rekor MURI pagelaran tari dengan penari Jathil terbanyak, terangnya dengan bangga.

Ditempat yang berbeda, Dedy Irianto Asisten Direktur KPw Bank Indonesia Prov. Jatim yang turut hadir dalam pagelaran Gebyar 2019 Penari Jathil juga menyampaikan hal yang senada. Bahwa, pagelaran tersebut semuanya karena adanya semangat membangun Jawa Timur yang lebih maju.
Baca juga: Aroma Lezat “Nasgor Warok” ala Amaris Hotel Ponorogo Menggugah Selera
Dedy yang juga menjadi narasumber dalam Rapat Koordinator Lintas Sektor 2019 bertemakan Bersama Menuju Percepatan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur di Ponorogo juga menambahkan bahwa, kegiatan dimaksud sangat baik bagi perkembangan pariwisata Jatim yang pada akhirnya diharapkan dapat berperan bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ponorogo sudah cukup dikenal masyarakat secara luas, tentunya hal ini dapat menjadi peluang bagi pemerintah daerah dan masyarakat Ponorogo khususnya, dan dapat dimanfaatkan oleh daerah daerah sekitar agar kunjungan wisman dan winus juga dapat dinikmati kabupaten/kota yang berada disekitarnya, ungkap Dedy.
Sebagai Bank Central, KPw Bank Indonesia Prov. Jatim juga turut mendukung perkembangan pariwisata Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur. Melalui sumbang saran dalam pengendalian inflasi maupun hal-hal lain terkait ekonomi daerah seperti pertumbuhan ekonomi. (Tls)
Editor : Redaksi