x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Gandeng Sekolah, Bank Muamalat Kenalkan Ibadah Haji Kepada Siswa Sejak Dini

Avatar jelajahnusantara.co
Redaksi
Senin, 27 Nov 2023 16:47 WIB
News

SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Lamanya masa tunggu keberangkatan ibadah haji di Indonesia rata-rata lebih dari 20 tahun. Sehingga, sebagian besar jemaah haji asal Indonesia didominasi usia lanjut.

Hal tersebut dituturkan oleh RCEO Bank Muamalat Jawa Timur Bali Nusra, Aufrieda Artsiana Dewi saat meluncurkan kampanye Haji Anak Hebat melalui produk tabungan iB Hijrah Haji secara serentak di tujuh region Bank Muamalat pada Senin, (27/11/23).

Peluncuran kampanye Haji Anak Hebat ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Muamalat dan 21 sekolah termasuk sekolah di Surabaya Jawa Timur.

Aufrieda Artsiana Dewi mengatakan bahwa, peluncuran kampanye secara serentak ini dalam rangka mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin. Karena, sekitar 75% pendaftar haji di Indonesia berusia di atas 40 tahun.

Padahal haji adalah salah satu ibadah yang membutuhkan kondisi fisik prima. Oleh karena itu, Bank Muamalat berkolaborasi dengan sekolah-sekolah dan juga orang tua siswa untuk mempersiapkan ibadah haji sedini mungkin dengan membuka tabungan khusus haji anak, tutur Frieda, Senin, (27/11/23) di Surabaya.

Menurut Frieda, untuk wilayah Jawa Timur, Bank Muamalat menggandeng Sekolah SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, SMP Al Hikmah Surabaya dan SMA Al Falah Ketintang Surabaya.

Bank Muamalat merancang program ini agar kelak ibadah haji anak dapat lebih efektif karena dilakukan di usia yang masih muda dan produktif. Terlebih lagi, program ini sejalan dengan gerakan Haji Muda yang dicanangkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bank Muamalat.

Gerakan Haji Muda bertujuan agar generasi muda muslim di Tanah Air dapat mulai merencanakan biaya perjalanan haji lebih awal, terangnya.

Dalam program ini, Bank Muamalat menyediakan produk tabungan yang dapat membantu orang tua dan pihak sekolah melakukan perencanaan dana kebutuhan haji untuk siswa, baik dalam bentuk setoran awal maupun setoran lunas.

Perlu diketahui, tabungan ini dikelola secara syariah dengan akad titipan atau Wadiah Yad Dhamanah yang bebas biaya bulanan, dengan fasilitas standing instruction atau pendebetan otomatis dengan setoran setiap bulan yang fleksibel dan dapat ditentukan sesuai kemampuan dan tujuan menabung orang tua maupun anak.

Sebagai ilustrasi, dengan asumsi setoran awal sebesar Rp25 juta, jika anak mulai menabung sejak usia 5 tahun selama 7 tahun sebesar Rp10 ribu per hari, maka porsi haji akan diperoleh pada saat anak berusia 12 tahun atau kira-kira saat kelas 1 SMP. Dengan estimasi masa tunggu kurang lebih 21 tahun, maka anak sudah dapat berangkat haji saat usia 33 tahun, ungkap Frieda.

Perwakilan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Edi menyambut baik dan positif program kampanye Haji Anak Hebat melalui produk tabungan iB Hijrah Haji yang digalakkan Bank Muamalat. Menurutnya, program ini bisa mengajarkan siswa siswi untuk belajar menabung dan mengenal ibadah haji sejak dini. (*)

  • Pewarta : Mandala Ice
  • Foto : Istimewa (Om Tulus)
  • Penerbit : Mr Widodo

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 20 Apr 2025 09:30 WIB | Gaya Hidup
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Restoran ternama dan terkenal di Negara Malaysia Menate Steak & Seafood yang menyajikan menu steak aneka jenis daging dengan ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:49 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Maraknya teknologi digital khususnya dibidang fotografi membuat anak anak muda makin ketagihan menikmati hobi baru menjadi ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:00 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Mengusung konsep Ramadan Fiesta, Hotel Majapahit Surabaya MGallery kembali manjakan lidah para pecinta kuliner khususnya umat ...