x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Pentingnya Penerapan Perda KTR di Kawasan Wisata Demi Kenyamanan Pengunjung

Avatar jelajahnusantara.co
Redaksi
Selasa, 25 Jan 2022 18:56 WIB
News

SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Selain kota kota besar, implementasi perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) juga perlu diterapkan di tempat tempat wisata demi memberikan rasa nyaman bagi pengunjung khususnya ibu dan anak anak.

Pentingnya perda KTR diterapkan karena, konsumsi rokok merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung koroner, stroke, kanker, penyakit paru kronik dan diabetes melitus yang merupakan penyebab kematian utama di dunia, termasuk Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua IAKMI Jatim, Dr. Sri Widati, S.Sos., M.Si bahwa,, meskipun bahaya dari merokok sudah sangat jelas namun prevalensi perokok di Indonesia terus meningkat.

Undang Undang No. 36  Tahun 2009 Tentang Kesehatan sudah jelas dalam mengatur Kawasan Tanpa Rokok di daerah dalam Pasal 115 Ayat 2, yang menyatakan: Pemerintah Daerah wajib menetapkan Kawasan Tanpa Rokok di wilayahnya, kata Dr. Widati, Selasa, (25/01/22).

Termasuk, lanjut Dr. Widati, ditempat tempat wisata yang mana selalu banyak pengunjung ibu dan anak anak. Mereka, membutuhkan udara yang sehat, bersih dan bebas polusi asap rokok. Agar, bisa menikmati liburan dengan sehat.

Dan kita semua tahu bahwa latar Belakang timbulnya Kebijakan KTR adalah untuk meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, terangnya.

Oleh karena itu, TCSC IAKMI Jawa Timur bekerjasama dengan Research Group Tobacco Control Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UNAIR mengajak 12 Kabupaten/Kota di Jawa Timur mengikuti kegiatan Training Implementasi Perda PKTR.

Training Implementasi perda KTR yang diadakan pada Selasa, (25/01/22) di Surabaya tersebut dihadiri narasumber Alma Wiranta, SH., MSi (Han) Bagian Hukum Pemerintah Kota Bogor, Lienda Ratnanurdianny, SH., M.Hum Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Depok dan Dr. Abdillah Ahsan, S.E., M.SE. Pusat Ekonomi Bisnis dan Syariah Universitas Indonesia.

Perlu diketahui, saat ini lebih dari 60 juta penduduk Indonesia adalah perokok aktif. Jumlah ini terus bertambah dari tahun ke tahun dan menempatkan Indonesia ke peringkat ketiga dengan jumlah perokok aktif tertinggi di dunia. Sebanyak 62 juta perempuan dan 30 juta laki-laki Indonesia menjadi perokok pasif, dan anak-anak usia 0-4 tahun yang terpapar asap rokok berjumlah 11,4 juta anak. (*)

  • Pewarta : Eri Panda/Tulus
  • Foto : Eri Panda
  • Penerbit : Dwito

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Minggu, 20 Apr 2025 09:30 WIB | Gaya Hidup
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Restoran ternama dan terkenal di Negara Malaysia Menate Steak & Seafood yang menyajikan menu steak aneka jenis daging dengan ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:49 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Maraknya teknologi digital khususnya dibidang fotografi membuat anak anak muda makin ketagihan menikmati hobi baru menjadi ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:00 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Mengusung konsep Ramadan Fiesta, Hotel Majapahit Surabaya MGallery kembali manjakan lidah para pecinta kuliner khususnya umat ...