FOTO: Kuli Angkut Tetap Sibuk di Pelabuhan Tua Gresik

jelajahnusantara.co

JELAJAH NUSANTARA - Di tengah hiruk pikuk modernisasi pelabuhan di Jawa Timur, suasana berbeda masih terasa di Pelabuhan Gresik. Senin (28/4/2025) pagi itu, para kuli angkut tampak sibuk membongkar muat barang, mempertahankan denyut ekonomi yang sudah mengalir di pelabuhan ini sejak ratusan tahun lalu.

Pelabuhan Gresik bukan sekadar tempat bongkar muat biasa. Bagi masyarakat setempat, pelabuhan ini adalah pintu gerbang ekonomi yang sudah menopang kehidupan mereka sejak masa lampau. Lebih dari itu, sejarah mencatat, Pelabuhan Gresik pernah menjadi jalur penting masuknya agama Islam ke Pulau Jawa.

Baca juga: JW Marriott Hotel Wujudkan Impian Warga Kurang Mampu Miliki Rumah Layak Huni

Berdiri sejak tahun 1389 Masehi, pelabuhan ini dulu ramai oleh kapal-kapal saudagar dari berbagai negeri. Para pedagang asing yang membawa rempah, kain, dan aneka barang dagangan harus singgah di Gresik sebelum melanjutkan perjalanan ke pedalaman Jawa.

Kini, seiring perkembangan zaman, pamor Pelabuhan Gresik memang tak lagi segemerlap dulu. Posisi pelabuhan terbesar dan tersibuk di Jawa Timur sudah beralih ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Namun di balik itu semua, denyut aktivitas di Pelabuhan Gresik tetap hidup—disangga oleh tangan-tangan pekerja keras yang setia menjaga tradisi pelabuhan ini.

Editor : Redaksi

Feature
Populer
Berita Terbaru