FOTO: Belanja Online Makin Praktis, Tapi Sampah Plastik Mengintai

jelajahnusantara.co

JELAJAH NUSANTARA - Belanja daring kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian. Kemudahan memilih barang, transaksi cepat, hingga layanan antar ke rumah membuat aktivitas ini semakin diminati, terutama sejak pandemi Covid-19 melanda.

Namun, di balik kepraktisannya, ada tantangan besar yang mengintai: tumpukan sampah plastik dari kemasan paket. Tak hanya di Indonesia, dunia pun ikut memikirkan persoalan ini.

Baca juga: Ikatan Alumni ITS Tebar Kebahagiaan Bersama 1000 Anak Yatim & Duafa

Seiring tingginya volume transaksi online, penggunaan plastik sekali pakai untuk membungkus paket juga ikut melonjak. Padahal, sampah plastik dikenal sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan dalam jangka panjang.

Baca juga: Khitan Massal Gratis Bikin Orang Tua Menangis Bahagia

Menyadari dampak ini, berbagai pihak mulai mendorong langkah-langkah kecil namun bermakna. Salah satunya adalah penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan dalam bisnis e-commerce. Kesadaran untuk memilih bahan kemasan berkelanjutan kini menjadi sorotan penting.

Tidak hanya tanggung jawab perusahaan besar, para pelaku UMKM hingga startup penyedia kemasan ramah lingkungan pun diharapkan bisa berkolaborasi. Dengan kerja sama ini, aktivitas belanja online bisa menjadi lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca juga: Ini Cara BRI BO Sidoarjo Dukung Perekonomian Warga Kurang Mampu

Karena pada akhirnya, setiap paket yang kita terima membawa pesan penting: bahwa kenyamanan berbelanja sebaiknya juga sejalan dengan kepedulian terhadap bumi.

Editor : Redaksi

Feature
Populer
Berita Terbaru