x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Kisah Sabda Theatre 30 Tahun, Saat Teater Kampus Menolak Padam

Avatar jelajahnusantara.co
Wibowo
Senin, 08 Jun 2026 19:02 WIB
Seni

JELAJAH NUSANTARA - Minggu malam itu, lobi depan Gedung Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya berubah wajah. Ruang yang sehari-hari menjadi jalur lalu lalang mahasiswa mendadak menjelma panggung pertunjukan. Lampu sederhana menyala. Penonton mulai berdatangan. Di tengah segala keterbatasan ruang dan waktu, Sabda Theatre merayakan ulang tahunnya yang ke-30.

Tiga dekade bukan usia yang singkat bagi sebuah unit kegiatan mahasiswa. Apalagi untuk kelompok teater kampus yang hidup dari semangat sukarela para anggotanya. Generasi datang dan pergi setiap beberapa tahun. Jadwal kuliah berubah. Minat mahasiswa bergeser. Namun Sabda Theatre tetap bertahan.

Perayaan Dies Natalis ke-30 yang digelar pada 7 Juni 2026 menjadi bukti bahwa denyut teater kampus masih hidup. Mengusung tema Alur Asa, rangkaian acara menghadirkan pembacaan puisi, musikalisasi puisi, pementasan teater, hingga refleksi perjalanan organisasi yang telah melahirkan banyak pegiat seni dari lingkungan kampus.

Yang menarik, persiapan acara dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Keterbatasan bukan hanya soal anggaran, tetapi juga ruang latihan dan kesibukan anggota yang harus membagi waktu antara kegiatan akademik dan proses kreatif. Namun justru dari kondisi itulah solidaritas antaranggota tumbuh.

Di tengah maraknya hiburan digital yang serba instan, keberadaan kelompok teater kampus menghadapi tantangan baru. Tidak sedikit komunitas seni mahasiswa yang vakum karena kesulitan mencari penerus. Regenerasi menjadi pekerjaan rumah yang terus menghantui hampir semua kelompok teater di perguruan tinggi.

Sabda Theatre memilih menjawab tantangan itu dengan terus membuka ruang bagi mahasiswa baru untuk belajar. Bagi mereka, teater bukan sekadar seni pertunjukan. Ia menjadi tempat berlatih keberanian berbicara, membangun empati, hingga memahami realitas sosial melalui karya-karya yang dipentaskan.

Perjalanan 30 tahun Sabda Theatre pada akhirnya bukan hanya tentang usia organisasi. Lebih dari itu, ia menjadi cerita tentang sekelompok anak muda yang terus menjaga api kesenian agar tidak padam di lingkungan kampus. Ketika banyak hal berubah begitu cepat, panggung sederhana di sudut kampus itu masih menyimpan harapan bahwa seni, sekecil apa pun ruangnya, akan selalu menemukan cara untuk bertahan.

 

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Jumat, 05 Jun 2026 10:27 WIB | Budaya
JELAJAH NUSANTARA - Dataran Tinggi Dieng kembali bersiap menyambut ribuan wisatawan dari berbagai daerah. Melalui Dieng Culture Festival (DCF) 2026, masyarakat ...
Rabu, 29 Apr 2026 12:58 WIB | Seni
JELAJAH NUSANTARA — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar perhelatan bertajuk “Estafet Tubuh Menari” dalam rangka mem ...
Rabu, 08 Apr 2026 11:42 WIB | Petualang
JELAJAH NUSANTARA - Pendakian Gunung Sumbing melalui jalur Gajah Mungkur mulai dilirik para pendaki yang mencari alternatif selain jalur populer. Jalur ini ...