x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

STOPS BABS dan Stunting, FKM UNAIR Pererat Sinergitas Bersama Pemda Kota Probolinggo

Avatar jelajahnusantara.co
Redaksi
Minggu, 28 Jul 2024 10:08 WIB
News

PROBOLINGGO_JELAJAHNUSANTARA.co Dalam rangka meningkatkan capaian ODF (Open Defecation Free) atau Stop BABS dan penurunan stunting, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) Surabaya menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Probolinggo.

Kolaborasi tersebut dituangkan FKM UNAIR melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan mengusung tema Sinergitas FKM UNAIR Bersama Pemerintah Daerah yang dilaksanakan pada Sabtu, (27/07/24) di Kantor Walikota Probolinggo.

Tampak hadir di acara Wali Kota Probolinggo, Dr. Nurkholis, S.Sos, M.Si, CIPA, CIHCM. Dekan FKM UNAIR, Prof. Dr. dr. Santi Martini, M.Kes, Wakil Dekan Bidang III, Dr. Muji Sulistyowati, SKM., M.Kes dan Wadek III beserta Para KPS S2 dan S3 FKM UNAIR.

Dekan FKM UNAIR, Prof. Dr. dr. Santi Martini menuturkan bahwa, kolaborasi hebat lintas sektor ini salah satu upaya FKM UNAIR untuk membantu dalam beberapa aktifitas melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat.

ODF sendiri adalah suatu bentuk komitmen untuk mendukung desa agar terbebas dari buang air besar sembarangan atau Stop BABS,"  tutur Prof. Santi, Sabtu, (27/07/24).

Menurut Prof. Santi, permasalahan ODF perlu menjadi prioritas yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kebersihan sanitasi dan menghindari berbagai penyakit. Dan tentunya untuk mendukung keberhasilan SDGs.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah menambahkan, Pemda Kota Probolinggo telah melakukan upaya permasalakan ODF dengan membangun jamban inovasi Tabung Beras (Tabungan Bersama Rumah Sehat) yang telah dilakukan mulai tahun 2019 hingga 2024.

Sedangkan, capaian Kelurahan ODF di Kota Probolinggi sendiri terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan hingga tahun 2024. Sedangkan, data kondisi eksisting sanitasi di Kota Probolinggo di tahun 2023 ada 24 Kelurahan yang telah mencapai status ODF dimana prosentasenya mencapai 85,72%. Sedangkan, untuk akses ke Jamban ada 80.835 KK.

Dalam sambutannya, Wali Kota Probolinggo, Dr. Nurkholis mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya yang telah dilakukan FKM UNAIR untuk konsisten mendukung program Stop BABS dan mendukung penurunan stunting di Kota Probolinggo.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai macam OPD terkait, Bappeda, PU, Dinkes dan beberapa puskesmas Kota Probolinggo. Sedangkan, Tim FKM UNAIR 21 peserta civitas akademik.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan Focus Group Discussion dengan menghadirkan narasumber Dr. R, Azizah, SH., M.Kes. dari Departemen Kesehatan Lingkungan FKM Unair yang memberikan materi analisis situasi terkait program ODF di Probolinggo.

Sedangkan, narasumber kedua Dr. Siti Rahayu Nadhiroh, SKM., M.Kes. dari Departemen Gizi FKM Unair membahas analisis situasi terkait program penanganan stunting di Probolinggo. (*)

  • Pewarta : Mandala Ice
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Mr Widodo

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Senin, 21 Apr 2025 17:51 WIB | News
Penemuan susunan bata kuno di halaman rumah warga di Mojokerto membuka kemungkinan adanya jejak peradaban tua sebelum Majapahit. ...
Minggu, 20 Apr 2025 09:30 WIB | Gaya Hidup
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Restoran ternama dan terkenal di Negara Malaysia Menate Steak & Seafood yang menyajikan menu steak aneka jenis daging dengan ...
Selasa, 25 Mar 2025 21:49 WIB | News
SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co Maraknya teknologi digital khususnya dibidang fotografi membuat anak anak muda makin ketagihan menikmati hobi baru menjadi ...