x jelajahnusantara.co skyscraper
x jelajahnusantara.co skyscraper

Traveloka Akuisisi Tiga online travel agencies Senilai US$ 66,8 Juta

Avatar jelajahnusantara.co
Redaksi
Rabu, 23 Jan 2019 16:10 WIB
News

Surabaya (Jelajahnusangtara.co) - Perusahaan startup Traveloka berhasil mengakuisisi tiga agen travel online alias online travel agencies (OTA), yaitu Pegipegi dari Indonesia, Mytour dari Vietnam, dan Travelbook dari Filipina. Nilai akuisisinya mencapai US$ 66,8 juta atau sekitar Rp 968,6 miliar (kurs Rp 14.500 per dolar AS).

Sebelum dibeli Traveloka, ketiganya merupakan anak usaha perusahaan asal Jepang Recruit Holdings. Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari techinasia.com, Senin (17/12/2018), semua kepemilikan saham tiga perusahaan itu sudah dipindahkan ke Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd, perusahaan yang terdaftar di Singapura.

Traveloka merupakan startup yang berstatus unicorn atau bervaluasi di atas US$1 miliar. Dilaporkan CNBC Indonesia, sebelumnya Traveloka sudah menyuntik PasarPolis, startup digital asuransi, pada 10 Agustus 2018.

Traveloka beroperasi sejak 2012 dan telah melakukan penggalangan dana sebanyak empat kali dan telah mengumpulkan dana investor di atas US$500 juta. Salah satu investornya adalah JD.com, Sequoia Capital dan East Ventures.

Pemilik tunggal perusahaan asal Singapura itu adalah Jet Tech Ventures Pte Ltd, yang seluruh sahamnya dikuasai Traveloka dipimpin oleh CEO Ferry Unardi

Recruit Holdings, yang baru-baru ini membeli aplikasi lowongan pekerjaan Glassdoor, membeberkan alasan penjualan tiga perusahaan itu, yaitu persaingan yang terlalu ketat di industri OTA Asia Tenggara.

Dilaporkan detikFinance, pada 2016, Travelbook mencatat rugi US$ 2,5 juta dengan omzet US$ 701.000, Sementara Mytour menderita rugi US$ 2,1 juta dengan omzet US$ 5,5 juta. Kedua perusahaan mencatat rugi tiga tahun berturut-turut dari 2014 hingga 2016.

Sedangkan, Pegipegi mencatat keuntungan US$ 158.000 dengan omzet US$ 29 juta di 2016. Meski demikian, labanya itu anjlok 94ri tahun sebelumnya.

Sebelumnya Traveloka pernah bilang sedang mencari US$ 400 juta untuk bisa melebarkan sayap tak hanya di industri pemesanan tiket pesawat dan hotel saja. Selain beroperasi di Indonesia, unicorn ini juga berkiprah di Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, hingga Filipina. (Vin)

Editor : Redaksi

Artikel Terbaru
Selasa, 22 Apr 2025 09:47 WIB | Seni dan Budaya
Di balik citra Rahwana sebagai penjahat dalam kisah Ramayana, tersimpan sisi lain yang jarang diangkat: ia adalah raja yang adil, pemuja Dewa Shiva yang setia, ...
Selasa, 22 Apr 2025 09:20 WIB | Pariwisata
Naik gunung tak melulu soal ekstrem dan melelahkan. Di Pulau Jawa, ada beberapa gunung dengan jalur pendek dan pemandangan luar biasa yang cocok untuk keluarga, ...
Senin, 21 Apr 2025 21:08 WIB | Seni dan Budaya
Di kaki Gunung Arjuno, sebuah panggung seni terbuka menyatukan manusia, alam, dan harapan. Dalam Jambore Seni Lereng Gunung, tiket masuknya bukan uang melainkan ...