SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co – Meskipun dunia pariwisata di seluruh dunia termasuk Malaysia sedang mengalami kemerosotan karena pandemi, namun, pemerintah Malaysia memberlakukan kebijakan baru dengan membuka kembali akses perjalanan khusus wisata sehat baik melalui udara maupun laut.

Kebijakan pemerintah Malaysia tersebut disambut baik oleh semua kalangan termasuk Rumah Sakit Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL) Malaysia.

Moh. Rizal selaku Representatif CVSKL Indonesia menjelaskan bahwa, kebijakan pemerintah dengan membuka akses masuk khusus perjalanan wisata sehat tetap dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan diawasi langsung oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) badan khusus yang menangani wisata sehat di Malaysia.

“Hal ini dikarenakan banyaknya permintaan dari masyarakat yang membutuhkan perawatan kesehatan khusus seperti Jantung dan Pembuluh Darah,” ucap Rizal di Surabaya, Kamis, (18/11/20).

“Oleh karena itu, CVSKL Malaysia, menyambut baik kebijakan ini dengan mengeluarkan paket perjalanan khusus kepada calon pasien CVSKL Malaysia,” sambungnya.

CVSKL Malaysia, lanjut Rizal, akan membantu para calon pasien menuju ke RS CVSKL Malaysia melalui dua jalur yaitu udara dan laut. Dimana, melalui jalur udara akan menggunakan jet pribadi yang bisa memuat maksimal 3 pasien plus pendamping. Sedangkan, jalur laut menggunakan kapal Fery dengan penumpang maksimal 5 penumpang plus pendamping.

“Sebagai perwakilan CVSKL Malaysia di Indonesia, kami siap membantu calon pasien terkait informasi jadwal dokter spesialis, estimasi biaya, informasi ketersediaan kamar dan syarat yang harus dilengkapi sebelum terbang ke Kuala Lumpur Malaysia,” terangnya.

Selain itu, CVSKL Indonesia juga akan membantu calon pasien untuk mendapatkan transportasi terbaik agar tetap nyaman dan aman  selama perjalanan hingga menuju CVSKL Malaysia.

CVSKL Indonesia juga menghimbau agar calon pasien memperhatikan syarat sebelum pemberangkatan yaitu, pertama mengirimkan resume medis, paspor pasien & pendamping ke staff perwakilan CVSKL di Indonesia untuk diteruskan ke dokter spesialis CVSKL. Kedua, jika kasus diterima oleh tim dokter CVSKL, maka berkas akan dikirimkan oleh CVSKL ke MHTC untuk meminta persetujuan. Ketiga, apabila MHTC menyetujui, maka pasien bisa memilih transportasi untuk masuk ke Malaysia.

BACA JUGA  Video: De Tjolomadoe, Pabrik Gula Menjadi Destinasi Wisata

“Dan yang terpenting, pasien wajib melakukan tes PCR Covid-19 sesuai list yang dikeluarkan oleh MHTC tiga hari sebelum keberangkatan dengan hasil negatif,” pungkas Rizal.

Untuk mengetahui harga dan jadwal keberangkatan calon pasien bisa menghubungi staff perwakilan resmi CVSKL di Indonesia di nomor 081131197072 / 082139827072 atau email di [email protected]. (*)

  • Pewarta : Eri Panda/Tulus
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Ronni