Surabaya (jelajahnusantara.co) – Pandemic Covid-19 memaksa Industri pariwisata seperti hotel dan restoran serta usaha boga lainnya menuntut adanya suatu penciptaan suasana yang nyaman dari berbagai aspek untuk diberikan atau ditawarkan sebagai suatu produk kepada pelanggannya.

Pogram Studi Hotel dan Toursim Businnes Fakultas Pariwisata Universitas Ciputra Surabaya (UC) mengadakan Talkshow Daring bekerjasama SMA Gloria 2 Surabaya menggandeng industri yaitu SwissBelHotel International dalam kegiatan Pengabdian masyarakat bertema Woman Talk series dalam topik “Personal Hygiene & Grooming Standars Like a Hoteliers”.

Seri diskusi ini menghadirkan narasumber dari Prodi Hotel Tourism and Businnes yaitu Lexi Pranata Budidharmanto, S.Kom., M.B.A., M.M., C.E.M., I Dewa Gde Satrya Widya Dutha, S.E., M.M.., Dr. Thomas Stefanus Kaihatu, M.M. serta dari Swiss Bellin Grup Hotel yaitu Vera Moeljadi, Gifta Oktavia Rapped dan Nungrudin
Lexi Pranata Budidharmanto, S.Kom., M.B.A., M.M., C.E.M. selaku ketua kgiatan abdimas menjelaskan bahwa Hotel hendaknya memiliki standar tersendiri yang ditekankan kepada setiap karyawan dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

“Pada era New Normal standar hygiene yang menekankan pada keberlanjutan sangatlah penting mengingat pandemi ini lebih banyak disebabkan karena faktor lingkungan. Itu sebabnya pelaksanaan prosedur dan penggunaan bahan-bahan yang ramah lingkungan menjadi isu yang penting di era baru ini” ungkap Lexi pada Selasa, (2/6/20).

Lexy juga menambahkan sanitasi hygiene meliputi perorangan, makanan dan minuman serta lingkungan, dan tujuan diadakannya usaha sanitasi dan hygiene adalah untuk mencegah timbulnya penyakit dan keracunan serta gangguan kesehatan lain sebagai akibat dari adanya interaksi faktor-faktor lingkungan hidup manusia.

Pada kesempatan yang sama Vera Moeljadi Vera menjelaskan hotel seharusnya memiliki dua produk utama yaitu produk nyata (Tangible Product) seperti kamar hotel, restoran, spa, dan berbagai fasilitas hotel lainnya dan produk tidak nyata (Intangible Product) seperti kenyamanan, layanan, suasana dan lain.

“kebersihan, kesehatan, dan keamanan merupakan aspek yang sangat diutamakan dalam new normal ini, sehingga seluruh hotel Swiss Bellin Grup memiliki standar higienitas yang tinggi, dan para tamu akan merasa aman dan nyaman untuk menginap dan melakukan kegiatan di seluruh bagian dan area hotel-hotel” ungkap Vera dalam diskusi webinar tersebut.

Vera menambahkan hotel merupakan industri yang pertama kali terkena dampak, dan yang terakhir dalam proses pemulihan; namun sejalan dengan berbagai perkembangan yang terjadi saat ini, diharapkan industri pariwisata dan juga industri perhotelan secara bertahap akan bergerak ke pemulihan.

Perlu diketahui Program Woman talk ini merupakan Program HIMAS LPPM-UC untuk para dosen pada periode 2019/2020 untuk mengimplikasi kepakarannya kepada kebutuhan masyarakat.

Webinar ini juga dihadiri oleh SMA, SMK, SMAN lainnya yang ada di seluruh Indonesia antara lin SMA Santa Maria, SMKN 1 Boyolangu, SMA Gloria 2, SMA Petra 5, SMKN 4 Denpasar, SMA Petra 3, SMK Mandiri Cirebon, MAN 2 Serang, SMAN 1 Imogiri, SMK Jakarta Wisata, SMK Wikarya Karanganyar, MAN 4 Ngawi, SMKN 3 Purworejo, SMA Citra Berkat, SMA St.Louis 1, SMA Kolose Loyola, SMA St.Carolus, SMAK St.Agnes, SMK Sadar Wisata Ruteng, SMA BPK Penabur Cianjur, SMK Duta Bangsa, SMAN 1 Babakan Cirebon, & ada Universitas Pelita Bangsa serta UNTAG Cirebon. (mwp)