Surabaya (jelajahnusantara.co) – Sebagai pendatang baru di dunia hospitality, PALM PARK Hotel Surabaya terus melakukan inovasi baru sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik.

Kali ini, menyambut Hari Kopi Se-dunia pada tanggal 1 Oktober, PALM PARK Hotel Surabaya mencoba menghadirkan menu spesial dengan cita rasa unik dalam menikmati masakan nusantara yaitu Rawon Kopi.

Priscila Kartika selaku Marketinf Officer PALM PARK Hotel Surabaya mengatakan bahwa, Rawon Kopi merupakan menu baru yang sengaja dihadirkan untuk menyambut Hari Kopi Se-dunia. Sekaligus, memberikan warna baru dalam menikmati cita rasa masakan nusantara.

“Siapa yang tidak mengenal masakan nusantara seperti rawon. Pasti semua pecinta kuliner sudah mengenal dan menikmati kelezatan masakan berbumbu hitam dengan tekstur daging empuk tersebut,” kata Priska saat di jumpai dalam kesempatan tes food Rawon Kopi, Kamis, (03/10/19).

“Tapi, ditangan chef handal PALM PARK Hotel Surabaya, masakan rawon diolah dan dipadukan dengan kopi untuk menciptakan sensasi baru yang luar biasa. Dan, sudah dipastikan akan menciptakan aroma yang menggugah selera,” tambahnya.

Gurihnya rawon bercampur dengan harumnya kopi masih menurut Priska, dapat menjadi alternatif pilihan bagi para pecinta kuliner maupun pecinta kopi untuk mencoba cara baru dalam menikmati kopi dan menikmati makanan sehat.

“Menu ini disajikan sebagai menu spesial di Kemiri Restaurant yang berada di dalam PALM PARK Hotel Surabaya,” terangnya.

Yohan Afrianto, Chef de Partie PALM PARK Hotel Surabaya menjelaskan bahwa, Rawon dan kopi keduanya memiliki manfaat untuk kebaikan tubuh. Rawon bermanfaat untuk kekebalan tubuh, meningkatkan pencernaan, menghambat penuaan dan masih banyak manfaat lainnya. Sedangkan kopi bermanfaat untuk kesehatan tulang, menjaga fungsi otak serta daya ingat, dan sebagai sumber antioksidan.

“Karena banyaknya manfaat baik dari kedua jenis makanan ini sehingga kami mencoba mengkombinasikannya menjadi citarasa yang luar biasa. Terlebih, kami menggunakan daging premium dan bumbu racikan yang rendah lemak untuk menghasilkan rawon kopi yang nikmat namun tetap sehat,” ungkap Chef Yohan.

“Surabaya menjadi homebase rawon, namun belum pernah saya temui varian rawon yang berbeda dari rawon pada umumnya. Oleh karena itu, saya mencoba membuat varian rawon yang unik, karena masyarakat kita suka dengan kuliner yang unik dan memberikan pengalaman baru,” imbuhnya.

Dalam masakan Rawon Kopi tersebut, Chef Yohan menggunakan 5 gram kopi yang merupakan hasil houseblend dari 50 persen arabica dan 50 persen robusta. Selain dari konsepnya yang unik, rawon kopi tidak meninggalkan rasa autentik dari rawon, sehingga jati diri makanan ini tidak hilang. (Tls)