Jombang. (jelajahnusantara.co) – Ratusan dewa tempat ibadah tri darma TITD dari seluruh Indonesia diarak keliling di Jombang. Kegiatan bertemakan ritual kirab budaya ini dilakukan dalam rangka hari kenaikan pencapaian kesempurnaan dewa Kong Co Kong Tik Thjoen Ong.

Mereka berharap melalui kegiatan ini bisa mendapatkan berkah dan kesuburan lahan pertanian di kawasan ini.Ritual arak dewa klenteng ini dimulai dari Klenteng Hong San Kiong Gudo Jombang.

Setelah memberikan penghormatan tandu yang mengangkat dewa diberangkatkan keliling desa.

Selain menggelar ritual kirab budaya juga ada atraksi debus, menusuk kulit wajah dengan kawat tajam.

Ribuan warga  memadati rute  jalan  kirab patung dewa yang menempuh jarak  sepanjang 5 kilometer lebih. Dalam perjalanan tidak jarang penggusung tandu ini menggoyang tandu berisi dewa. Iringan musik barongsai menyertai seluruh peserta kirab yang hadir dari klenteng seluruh indonesia.

Toni Harsono, panitia kirab budaya kepada awak media mengatakan, ritual kirab ini dilakukan dalam rangka kenaikan pencapaian kesempurnaan dewa tertua di klenteng hong san kiong gudo.

“Kita berharap melalui ritual ini warga Desa Gudo Khususnya dan Kabupaten Jombang dihindarkan dari berbagai bencana dan diberi kesuburan dan panen melimpah lahan pertaniannya,” kata Toni Harsono

Panitia menambahkan, dalam kegiatan ini ada hampir 100 klenteng hadir meramaikan kegiatan kirab budaya ini, mulai pulai jawa hingga luar jawa datang untuk mengarak patung dewanya.

Sebelumnya, Klenteng Hong San Kiong juga menggelar rekor muri mengangkat tandu atau joli patung dewa terlama tanpa henti selama 24 jam. Rekor muri ini di catatkan dalam urutan 9179 rekor museum Indonesia.red