Jogja, Jelajahnusantara.co – Berlibur ke Jogja tidak harus ke Malioboro, Prambanan, Kraton atau Ratu Boko. Jika punya waktu lebih di Jogja, cobalah untuk menjelajahi pantai-pantai yang berada di Kabupaten Gunung Kidul.

Banyak sekali pantai di Yogyakarta, bagian Selatan.
Di wilayah Bantul dan Gunungkidul saja, terdapat puluhan pantai. Hampir semuanya memiliki pasir putih serta air yang masih bersih. Sejumlah pantai itu juga menjadi tujuan favorit wisatawan di Jogja untuk bermalam sambil mendirikan tenda, bercengkrama bersama teman menikmati suasana.

Salah satunya di pantai Baron Gunung kidul, pemandangan yang disuguhkan tidak kalah menarik seperti di pantai lain nya.

Sejumlah pengunjung padati Pantai Baron Gunung Kidul Yogyakarta, Jawa Tengah. Foto: Bimantara

Pantai Baron adalah salah satu objek wisata berupa pantai yang terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Lokasi Pantai Baron dapat ditempuh 40 km dari pusat kota Yogyakarta.

Asal mula nama Pantai Baron berasal dari nama seorang bangsawan asal Belanda yang bernama Baron Skeber. Bangsawan tersebut pernah mendaratkan kapalnya di pantai selatan tepatnya di pantai yang saat ini terkenal dengan sebutan Pantai Baron. Jalan menuju objek wisata Pantai Baron cukup baik untuk dilalui kendaraan pribadi, sepeda motor dan bus.

Objek wisata Pantai Baron merupakan pantai yang membentuk cekungan. Seperti pantai lainnya, di Pantai Baron tersedia aneka ikan laut beserta olahannya. Ikan yang biasanya dijual di Pantai Baron adalah udang windu, kakap, bawal putih dan tongkol. Pantai Baron memiliki fasilitas berupa tempat pelelangan ikan, wahana permainan anak-anak, perahu bermesin, dan toko cenderamata. Buah sirkaya, pisang tanduk, sirsak, dan berbagai macam cenderamata yang terbuat dari kerang laut.

Upacara sedekah laut adalah upacara yang masih sering dilakukan oleh masyarakat Gunungkidul. Pantai Baron adalah salah satu tempat untuk menyelenggarakan upacara sedekah laut tersebut.

BACA JUGA  Indonesiana Angkat Budaya Samin “Cerita dari Blora”

Upacara sedekah laut diselenggarakan setiap tanggal satu Suro dalam penanggalan Jawa. Upacara sedekah laut dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur penduduk setempat atas melimpahnya tangkapan ikan di Pantai Baron.

Keunikan Pantai Baron adalah adanya sunga bawah tanah yang mengalir cukup deras ke arah lautan. Sungai bawah tanah tersebut mengalir ke arah laut dan membentuk sebuah sungai. Uniknya sungai bawah tanah yang ada di Pantai Baron adalah rasa airnya yang tawar meskipun berada sangat dekat dengan laut.

Pengunjung yang tidak berani bermain dan berenang di laut dapat bermain air dan berenang dialiran sungai bawah tanah tersebut. Pemandangan lain yang ada di Pantai Baron adalah sebuah bukit yang berada di sekitar pantai. Pengunjung dapat menikmati keindahan pantai dari atas bukit tersebut.

Ricky salah satu pengunjung asal Surabaya mengatakan liburan di pantai bersama keluarga juga asyik, pokoknya pas buat liburan, dengan pemandangan dan suara ombak yang bisa membuat stressnya hilang, apalagi sesudah lebaran ini, pantainya sangat ramai.

Sejumlah pengunjung padati Pantai Baron Gunung Kidul Yogyakarta, Jawa Tengah. Foto: Bimantara

Wisatawan Melonjak

H+2 lebaran, pengunjung diperkirakan akan terus bertambah sampai H+7 nanti, sehingga pengamanan akan terus dilakukan guna untuk mengamankan keadaan.

Kepolisian Resor Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau kepada wisatawan menentukan tujuan kunjungan objek wisata pantai yang akan didatangi. Sebab, pada H+2 akan diberlakukan jalan searah.

Kasatlantas Polres Gunung Kidul AKP Mega Tetuko, di Gunung Kidul, mengatakan Satlantas Polres Gunung Kidul akan melakukan rekayasa yakni “one way” menuju ke arah kawasan Pantai Baron dan sekitarnya. Hal ini dilakukan jika ada lonjakan yang signifikan untuk mengantisipasi kawasan pantai macet total seperti beberapa tahun lalu.

“Jalur satu arah tersebut, wisatawan akan masuk melalui pos retribusi utama Pantai Baron, atau masuk melalui sisi barat. Nanti wisatawan akan keluar melalui Pos Tepus. Untuk kawasan wisata puncaknya diperkirakan H+2,” kata Mega.

BACA JUGA  Temuan Patung Ganesha Tak Ada Perhatian Pemkab Magetan

Adapun jalur wisata pantai dari arah barat ke timur, yakni Pantai Baron, ke timur ke Pantai Kukup, Sepanjang, Watu Kodok, Drini, Krakal, hingga Indrayanti. Kalau diberlakukan jalur searah menyebabkan wisatawan tidak bisa kembali ke arah barat.

Karena itu, wisatawan diimbau menentukan lokasi pantai yang dikunjungi sejak awal. Misalnya kunjungan awal di Pantai Baron ingin mencicipi ikan segar, lalu Pantai Sepanjang ingin bermain pasir putih yang luas, dilanjutkan ke Indrayanti, lalu pulang ke timur arah Wonosari, dikutip dari Republika.

“Kalau diberlakukan jalur searah, wisatawan tidak bisa kembali lagi ke arah barat (Baron),” katanya.

Mega Tetuko mengatakan pihaknya akan mengoptimalkan jalan jalur lintas selatan (JJLS) untuk mengantisipasi kemacatan menuju objek wisata. Pihaknya sudah membuat penyekatan di jalur JJLS. Adapun lokasinya yakni Simpang Singkil, Trowono, dan Depan Polsek Saptosari.

“Kalau tidak dijaga wisatawan kembali ke jalur utama Wonosari-Yogyakarta, di sana akan terjadi kemacetan parah. Untuk itu, tahun ini kami upayakan memaksimalkan JJLS,” tutupnya.

Penulis: Bimantara
Foto: Bimantara
Sumber: berbagai sumber