Hallo semuanya, Apa bakar kalian semua? Semoga baik-baik saja ya karena harus selalu baik dong apalagi diawal tahun 2020 ini!

Tapi tau gaksih ada yang sempat viral di beberapa media social, salah satunya di twitter, yaitu WW3. world war 3 Menjadi salah satu trending topic yang sangat hangat di bicarakan oleh seluruh netizen indonesia maupun luar negeri dan membuat kecemasan dunia juga. Kira-kira apa sih yang membuat hangatnya pembicaraan WW3 ini? Yap! Hal ini terjadi karena tewasnya salah seorang top Jenderal asal iran yaitu, Jenderal Qassem Soleimani.

Jenderal Qassem Soleimani sendiri merupakan figur yang sangat di segani tidak hanya di negaranya sendiri tetapi juga di timur tengah. Ia merupakan pemimpin serta mempunyai pengaruh besar dalam situasi soal timur tengah.

Berkat dedikasi dan kecintaannya pada tanah airnya, ia dinilai sebagai salah satu tokoh popular yang pro rejim Iran saat ini. Kematian Jenderal Soleimani ditangisi oleh rakyat Iran. Dia dinilai sebagai seorang pahlawan. Bahkan media di Iran mengabarkan kalau negara akan berduka secara nasional selama tiga hari.

Atas kematian dari figur penting di Timur Tengah ini, pemimpin tertinggi dari Ayatollah Ali Khamenei Iran mengingatkan untuk “Jihad” melawan orang-orang yang telah membunuh sang jenderal. Sementara itu, menteri pertahanan Irak, Amir Hatami berjanji untuk membalaskan dendam atas pembunuhan yang tidak adil itu dan juga menjadi alarm untuk perdamaian dunia yaitu, masalah serius bukan dari dua negara saja, tetapi juga berdampak kebeberapa negara sekitar.

Penyebab dari kematian tersebut adalah serangan drone dari Amerika Serita ( AS ) di bandara internasional Baghdad, Irak. Hal ini membuat tensi ketegangan antara Amerika Serita ( AS )dan Iran makin tinggi dalam beberapa hari terkhir, yang membuat adu ancaman dari kedua negara tersebut saling terus melontar-balikan berupa ancaman.

BACA JUGA  Menikmati Sunset di Surabaya North Quay

Hingga tedengar seruan yang menawarkan hadiah berupa uang sebesar US$ 80 Juta yang bagi siapapun yang bisa mendapatkan kepala Presiden Amerika Serita ( AS ) yaitu, Donald Trump. Serangan dilakukan oleh Korps Garda Republik Iran dalam rangka balas dendam atas kematian Komandan Pasukan Quds. Tak hanya sekali, serangan rudal telah dilakukan Iran sebanyak dua kali yang menyerang ke arah pangkalan AS yang berada di Erbil, Irak Utara dan Al Asad, Irak Barat. Atas serangan tersebut 5.000 tentara AS tengah merencakan evakuasi darurat untuk Ira.

Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani merupakan eskalasi dramatis dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Pembunuhan yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump konsekuensinya bisa sangat besar dan mengatakan bahwa membunuh komandan militer Iran itu untuk menghentikan perang dan bukan untuk memulai perang.

Meteri Luar Negeri Prancis mengatakan untuk segera menciptakan rekonsiliasi di antara kedua belah pihak. Sementara juru bicara cina, Geng Shuan mengatakan kalau pemerintah china mendorong setiap kelompok yang terlibat terlebih khusus Amerika Serita ( AS ) untuk tetap tenang agar menghindari peningkatan ketegangan lebih jauh dari kedua belah pihak negara tersebut.

Gak hanya dari Luar Negeri, tetapi beberapa tanggan dari dalam negeri juga ada, salah satunya dari Mantan Presiden ke 6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) dalam tulisan yang di unggah di Facebook mengingatkan kepada pihak-pihak yang berharap dunia menjadi lebih aman dan damai pada tahun ini harus bersiap kecewa bahkan frustasi.

Selain itu ada beberapa dampak yang mempengaruhi perang dunia ke 3 ini berdampak ke Indonesia yaitu salah satunya Impor minyak dan juga gas. Yang dimana hal tersebut sangat memperngaruhi harga BBM non subsidi, jika hal perang dunia ke 3 terjadi maka BBM diprediksi akan naik harganya. Hal tersebut sangat berdampak sekali pada inflasi dan daya beli masyarakat indonesia yang ujung-ujungnya dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi yang berada di indonesia. Selain itu juga ada dampak terhadap Investasi seperti halnya surat berharga yang sangat berisiko sekali.

BACA JUGA  Benarkah Lagu Nasional "Ibu Pertiwi" Plagiat Kidung Katolik?

Sebelum penutup, terdapat beberapa dampak yang terjadi jika perang dunia ke 3 benar-benar akan terjadi. Pertama adalah orang-orang yang bersalah berisiko menjadi korban karena Perang tidak hanya soal adu kekuatan militer negara-negara yang berperang. Perang juga memunculkan risiko terbunuhnya orang-orang tak bersalah mulai dari orangtua, anak-anak hingga para lansia (masyarakat sipil). Risiko tersebut selama terjadinya perang sangat besar dan sangat mungkin terjadi. Walaupun perang dipropagandakan sebagai jalan untuk mencari kedamaian. Dan juga dapat mengganggunya sebuah stabilitas dunia, stabilitas tersebut tentunya akan goyah dan pergolakan pasti terjadi. Stabilitas yang sudah mulai dijaga sejak runtuhnya Uni Soviet dan kalahnya Jerman dalam Perang Dunia kedua tentu akan sia-sia jika Perang Dunia ketiga terjadi.

Semoga Kabar mengenai Perang Dunia ke 3 tidak akan berlanjut dan dunia yang kita tempati ini selalu damai dan terhindar dari kata perang.

Refrensi :
https://www.idntimes.com/hype/fun-fact/muhammad-farid-hermawan/dampak-negatif-perang-c1c2/full
https://www.cnbcindonesia.com/news/20200105181433-4-127784/bila-world-war-iii-meletus-ini-dampak-paling-ngeri-buat-ri
https://www.kompasiana.com/dosom/5e0f58dfd541df52fa08b952/kematian-jenderal-qassem-soleimani-dan-kecemasan-untuk-dunia?page=3
https://www.cnbcindonesia.com/news/20200108103707-4-128466/iran-serang-markas-as-di-irak-perang-dunia-iii-terjadi

 

 

Foto: ist

Naskah: Achmad Falah