SURABAYA_JELAJAHNUSANTARA.co – Pentingnya keterlibatan berbagai pihak termasuk Asuransi Astra untuk memberikan literasi dan edukasi asuransi kepada masyarakat. Agar, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang tepat dalam memilih asuransi kendaraan.

Hal tersebut disampaikan Branch Manager Asuransi Astra, Andi Victory Bangun dalam kesempatan workshop bertema “Tips Klaim Anti Tolak – Less Worry, More Peace” pada Selasa, (02/11/22) di Surabaya.

Menurut Andi, meskipun maraknya produk asuransi yang memberikan perlindungan, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami pengertian hingga manfaat asuransi secara mendalam, khususnya asuransi kendaraan.

“Oleh karena itu, melalui workshop ini Asuransi Astra ingin memberikan edukasi dan pemahaman terkait asuransi kendaraan,” ucap Andi.

Asuransi kendaraan, lanjut Andi, dianggap sebagai salah satu bagian penting dalam sebuah perencanaan keuangan. Apalagi, dengan makin pentingnya fungsi kendaraan bagi masyarakat mulai dari menunjang mobilitas bahkan untuk meningkatkan penghasilan masyarakat.

Oleh karenanya, diperlukan antisipasi dan proteksi terhadap aset kendaraan yang dimiliki untuk mencegah terjadinya kerugian finansial besar. Asuransi kendaraan memberi perlindungan atas kendaraan bermotor terhadap berbagai jenis risiko yang dapat dihindari seperti tabrakan dan benturan hingga risiko yang tidak dapat dihindari seperti bencana alam, huruhara, tanggungjawab pihak ke tiga melalui perluasan jaminan.

Untuk mendapatkan asuransi kendaraan yang memenuhi segala kebutuhan, para pemegang polis harus memastikan jenis asuransi yang dipilih dan meninjau kembali polis asuransi yang dimiliki. Seperti risiko apa saja yang dijamin dalam polis, dikecualikan dalam polis, serta perjanjian lainnya yang mengikat antara penanggung dan tertanggung terkait kendaraan yang diasuransikan.

“Biasanya para pemilik polis tidak memerhatikan jenis penggunaan kendaraan hingga risiko yang tidak dijamin dan dikecualikan sehingga mengakibatkan pengajuan klaim ditolak,” terangnya.

BACA JUGA  Sejarah Lirik Lagu 'Indonesia Raya' 3 Stanza WR Supratman

Pada dasarnya, asuransi kendaraan memiliki dua jenis penggunaan kendaraan yang wajib diketahui yakni pengunaan pribadi dan penggunaan komersial. Penggunaan pribadi merupakan penggunaan atas kendaraan bermotor untuk kepentingan pribadi/dinas seperti berkendara bersama keluarga dan berkendara saat pergi ke kantor dan tidak digunakan untuk mendapatkan balas jasa atau uang. Sebaliknya, penggunaan komersial adalah penggunaan atas kendaraan bermotor untuk disewakan atau menerima balas jasa/uang seperti disewakan atau rental, untuk antar jemput travel, untuk taksi online, dan lainnya.

Selanjutnya, pengecualian polis asuransi adalah seluruh risiko kerugian, kerusakan, biaya atas Kendaraan Bermotor dan/atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, yang tidak dijamin oleh asuransi atau penanggung dalam PSAKBI. Oleh karena itu, segala risiko yang dikecualikan dalam polis asuransi tidak dapat diklaim oleh tertanggung tanpa pengecualian.

Beberapa risiko yang dikecualikan dalam polis asuransi dikutip dari PSAKBI antara lain tidak menjamin kerugian atau kerusakan atas kendaraan yang disebabkan saat digunakan untuk menarik atau mendorong kendaraan atau benda lain, digunakan untuk pawai dan balapan, penggelapan dan hipnotis, kelebihan muatan, tidak memiliki SIM atau SIM kedaluwarsa, dan hal-hal yang melanggar peraturan lalu lintas.

“Tentunya, perluasan jaminan hadir agar pelanggan tidak khawatir dan tetap dapat merasa aman saat berkendara seperti risiko bencana alam dan kerusuhan, tanggung jawab hukum pihak ketiga, kecelakaan pengemudi dan penumpang, serta terorisme atau sabotase,” ungkap Andi.

Bagi para pelanggan setia Garda Oto, konsultasi dan konfirmasikan perubahan pada penggunaan polis asuransi bisa mengunjungi Kantor Cabang Asuransi Astra atau Garda Center terdekat atau dapat langsung menghubungi Garda Akses di nomor 1500112 yang siap melayani 24 jam.

Lebih praktis, melalui Garda Mobile Otocare para pelanggan juga dapat dengan mudah melakukan proses pembelian dan upgrade polis hingga mengajukan klaim di mana pun dan kapan pun. (*)

  • Pewarta : Eri P
  • Foto : Tulus
  • Penerbit : Dwito
BACA JUGA  Benarkah Lagu Nasional "Ibu Pertiwi" Plagiat Kidung Katolik?