Yogyakarta, jelajahnusantara.co – Dalem Pakuningratan dibangun secara bertahap, atas perintah Sri Sultan Hamengku Buwana VII. Pertama kali didiami oleh Pangeran Purboyo (Putra Mahkota) yang kemudian naik tahta menjadi Hamengku Buwana VIII. Pada tahun 1912, GRM. Darajatun (Hamengku Buwono IX) juga dilahirkan di dalem ini.

Dalem Pakuningratan terdiri atas beberapa bagian bangunan baik yang ada di luar tembok maupun di dalam tembok. Bangunan yang ada di luar tembok yaitu montoranyang terletak di sebelah tenggara pintu gerbang (regol). Sedangkan yang di dalam tembok adalah kuncungan, pendopo, pringgitan, ndalem ageng yang terdiri dari sentong kiwo, sentong tengah dan sentong tengen.

Di kanan kiri ndalem ageng terdapat bangunan gandok kiwo dan gandok tengen, serta terdapat bangunan paviliun, gadri, cekokandan keputren. Pada bagian gandok dan pendopodimanfaatkan sebagai fasilitas pendidikan.

Dalem ini secara keseluruhan masih mempertahankan bentuk arsitektur aslinya. Dalem Pakuningratan berada di Jalan Sompilan Ngasem No.12, Yogyakarta

Dalem Pakuningratan dibangun pada tahun 1877-1921 secara bertahap pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono VII untuk menjadi kediaman Pangeran Purboyo atau putra mahkota yang kemudian diangkat menjadi Sultan Hamengku Buwono VIII. Selama ini bangunan Dalem Pakuningratan telah mengalami 3 kali pemugaran.

Pertama, tahun 1926 atas perintah Sultan Hamengku Buwono VII bangunan pendapa dihubungkan dengan pringgitan. Kedua, pada tahun 1928 dibangun bangunan teras belakang yang disebut cekokan. Sedangkan pada tahun 1939 semua lantai plesteran diganti dengan lantai ubin ukuran 20 x 20 cm bermotif warna kuning dan hijau serta cat pintu yang semula berwarna abu-abu diganti dengan warna hijau.

Dalem Pakuningratan juga pernah digunakan sebagai ruang kuliah ASDRAFI (Akademi Seni Drama dan Film), institusi pendidikan yang melahirkan sutradara besar Teguh Karya dan Slamet Raharjo dan saat ini selain sebagai tempat kediaman juga berfungsi sebagai museum dan restoran bertaraf international. jul/mwp

BACA JUGA  Melestarikan Alam Dengan Bermusik